Nov 07 2007
NETRALITAS PENELITIAN SQUIRE,SANDERS & DEMPSEY PATUT DIPERTANYAKAN,KPPU harus Independent

NETRALITAS PENELITIAN SQUIRE,SANDERS & DEMPSEY PATUT DIPERTANYAKANÂ
Pada tanggal 3 Oktober lalu Bisnis Indonesia dalam berita berjudul “Temasek bisa ajukan gugatanâ€Â menyebutkan bahwa hasil penelitian Lembaga Hukum Internasional Squire Sanders & Dempsey menyimpulkan AS dan Uni Eropa (UE) ikut mendukung dugaan monopoli Temasek di Pasar Telekomunikasi Indonesia.
Â
Dalam berita tersebut tertulis :
“ AS dan UE mendukung dugaan bahwa Temasek telah “mengusik†persaingan sehat di pasar bisnis seluler
Indonesia melalui kepemilikan silang pada dua operator,â€.tulis Squires ,Sanders & Dempsey dalam dokumen hasil penelitian yang diperoleh bisnis.
Â
Hasil penelitian Squire, Sanders & Dempsey tersebut sangat aneh karena tidak disebutkan siapa yang dimaksud sebagai AS , apakah Pemerintah Amerika Serikat ? atau hanya sekelompok orang di AS ? begitu juga dengan UE apakah yang dimaksud UE tersebut organisasi inter-pemerintah negara-negara eropa, atau hanya sekelompok orang di Eropa ?
Â
Karena sampai saat ini tidak ada sama sekali pernyataan resmi dari pemerintah AS maupun pemerintah negara-negara Uni Eropa yang mendukung dugan monopoli Temasek tersebut.
Â
Namun yang lebih penting, Netralitas Squiere, Sanders & Dempsey sangat patut dipertanyakan. Ternyata setelah diselidiki Squire, Sanders & Dempsey patut diduga mempunyai conflict of interest terhadap kasus dugaan monopoli Temasek tersebut.
Â
Squire, Sanders & Dempsey adalah konsultan hukum Alfa Telecom, sebuah perusahaan telekomunikasi Rusia yang belakangan berubah nama menjadi Altimo. Sedangkan Altimo ditengarai sebagai pihak yang berkepentingan membeli saham Indosat apabila Temasek diputuskan bersalah oleh KPPU.
Â
Fakta bahwa Squire, Sanders & Dempsey adalah konsultan hukum Alfa Telecom (Altimo) dapat dilihat pada situs mereka www.ssd.com. Dalam situs tersebut terbukti Squire, Sanders & Dempsey pernah bertindak sebagai penasehat hukum Alfa Telecom dalam akuisisi 50,1 % saham di Storm, sebuah private equity vehicle untuk berinvestasi di Kyivstar GSM (Provider seluler terbesar di Ukraina).
Â
Patut diduga bahwa penelitian Squire, Sanders and Dempsey adalah pesanan Altimo untuk memuluskan pembelian saham Indosat. Penelitian tersebut patut diduga sebagai bagian usaha pembangunan opini publik untuk mempengaruhi KPPU agar membuat keputusan memutuskan Temasek bersalah dan harus menjual sahamnya di Indosat.
Â
KPPU HARUS INDEPENDEN
Begitu strategisnya bisnis telekomunkasi seluler membuat kasus dugaan monopoli Temasek yang sedang di bahas di KPPU menarik perhatian banyak orang. Banyak sekali pihak yang memeiliki kepentingan terhadap putusan yang akan dibuat oleh KPPU.
Berbagai upaya untuk mempengaruhi KPPU terus dilakukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan tersebut.Dalam keadaan tersebut, KPPU harus menjaga independensinya dan menolak intervensi berbagai pihak.
Â
Jika KPPU gagal menjaga independensinya, dipastikan kredibilitas KPPU akan hancur. Padahal selama ini KPPU adalah suatu institusi yang relatif kredibel dan independen.Â
Â
Jakarta 7 November 2007
Indonesia Development Monitoring (IDM)
Direktur,
Â
Â
(Munatsir)
(081585858219)
Â
Â
Â
Â
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
Not A Member? Register for Free!






